Thursday, June 8, 2017

Istrahat Siang, Rumah Disikat Si Jago Merah

Bulan suci Ramadan tahun ini benar-benar menjadi saat bagi umat muslim di Gorontalo untuk bisa melatih kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi musibah.

Betapa tidak, saat ribuan warga di hampir seluruh daerah di Gorontalo baru saja diterjang bencana banjir, kini satu keluarga di Desa Dulohupa Kecamatan Wonosari mendapatkan musibah kebakaran.

Ya, rumah milik sepasang suami istri Yaitu Ishak Due (35) dan Nining Isiani kemarin (7/6) dilalap si Jago Merah.

Sesuai informasi yang dihimpun Gorontalo Post, insiden kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.00 wita atau saat sebagian warga di Desa Dulohupa sedang istrihat siang.

Saat api mulai memberangus rumah keluarga Ishak Due, semua anggota keluarga sedang tidak berada di rumah.

Dugaan sementara, kebakaran tersebut diakibatkan oleh arus pendek di dapur. Api kemudian membesar dan membakar peralatan dan perabotan rumah.

Warga sekitar mengetahui kebakaran itu setelah melihat asap hitam yang mengepul dan mulai menyebar ke luar rumah. Warga langsung beraksi untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

Kades Dulohupa Suleman Jakaria saat dihubungi mengatakan, kebakaran yang menimpa warganya itu begitu cepat. Hanya 5 menit api semakin membesar.

“Memang warga setempat sudah berusaha maksimal memberikan pertolongan dengan memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun api tidak dapat dipadamkan hingga akhirnya membakar seisi rumah. Mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi saat isi rumah sudah terbakar. Beberapa saat kemudia api berhasil dipadamkan,” ungkapnya.

Suleman menambahkan, pemilik rumah berprofesi sebagai pedagang sehingga rumahnya sering ditingkalkan ketika hendak berdagang,

“Padahal rumah dan perabotannya masih baru. Kerugian materil akibat terbakarnya perabotan rumah yang dialami tidak sedikit. Misalnya sofa, kulkas dan barang elektronik lainnya,” bebernya.

Kepala Dinas Sosial Boalemo Syarifudin Lamusu menyatakan pihaknya sudah memberikan bantuan ala kadarnya kepada korban yang mengalami kebakaran. Bantuan dalam bentuk bahan makanan beras 5 koli, makanan siap saji seperti supermi 3 dos dan siap saji 5 kaleng.

“Sementara pakaian seperti selimut, tarpal dan matras sudah kita serahkan. Untuk selanjutnya akan melihat perkembangan, sebab kerugian berdasarkan perhitungan saya sekitar 100 jutaan, nanti kita menunggu perhitungan dari pihak korban,” pungkasnya. 


SUMBER BACAAN : http://hargo.co.id/berita/istrahat-siang-rumah-disikat-si-jago-merah.html

No comments:

Post a Comment