Sebut saja namanya Bunga (7). Bocah
polos yang berdomisili di Kecamatan Kota Utara ini tak bisa berbuat
apa-apa setelah beberapa kali dijamahi oleh oknum dukun berobat.
SUMBER BACAAN : http://hargo.co.id/berita/bocah-7-tahun-korban-oknum-dukun-cabul.html
Polisi pun masih menelusuri jejak dukun cabul yang belum diketahui identitasnya ini.
Kejadiannya berawal ketika dukun cabul ini datang di salah satu rumah di Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.
Dia datang untuk mengobati Sartin (50),
nenek korban, yang sudah sering sakit-sakitan. Namun belakangan, oknum
dukun ini pun kerap kali singgah di rumah Sartin sekedar untuk
bersilahturahmi.
Terakhir, dukun ini datang saat Sartin sedang memasak dan meminta ditemani oleh cucunya, Bunga.
Namun setelah Sartin mendapatkan kabar dari tetangga tentang perlakuan sang dukun terhadap cucunya, alangkah terkejutnya dia.
Sartin lantas memanggil Bunga dan
meminta menceritakan apa yang menimpanya. Bunga mengatakan bahwa pertama
kali dirinya dijamah saat berada di kamar mandi belakang. Saat itu sang
dukun mau buang hajat.
“Dia (bunga,red) langsung ditarik ke
dalam dan dibujuk dengan uang agar tidak menceritakan kepada
orang-orang,” ungkap Sartin menirukan pengakuan cucunya.
Kejadian berikutnya saat sang dukun mampir setelah mengobati salah seorang pasien di Kecamatan Tapa.
Saat itu, sang dukun mengajak cucunya
pergi ke rumah ibadah yang tak terlalu jauh. Disitulah Bunga kembali
diperlakukan tidak sewajarnya.
Saat itulah ada salah seorang tetangga
yang melihat aksi bejat sang kakek tua itu. Bahkan, keberadaan tetangga
korban itu sempat diketahui sehingga sang dukun langsung menghentikan
perbuatannya.
Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polres
Gorontalo Kota. Kasat Reskrim, AKP Tumpal Alexander, membenarkan hal
tersebut dan berjanji akan mengejar oknum dukun berobat tersebut meski
belum mengantongi identitas aslinya.SUMBER BACAAN : http://hargo.co.id/berita/bocah-7-tahun-korban-oknum-dukun-cabul.html

No comments:
Post a Comment