Teror bom bunuh diri di akhir konser yang digelarnya memukul Ariana
Grande, 23, dengan hebat. Tragedi yang terjadi di Manchester Arena,
Manchester, Inggris, Senin malam (22/5) itu menghilangkan 22 nyawa serta
puluhan orang terluka dan hilang. Foto pertama Grande yang beredar
setelah kejadian tersebut memperlihatkan betapa dia bersedih.
Grande memilih pulang. Penyanyi Side to Side itu sudah mendarat di kampung halamannya di Boca Raton, Florida, pada Selasa (23/5). Dia bertolak dari Manchester dengan menaiki jet pribadi. Ada yang menyebut jet itu dipinjami Taylor Swift. Namun, situs TMZ memastikan bahwa Swift tak ada kaitannya dengan proses kepulangan Grande. Jet pribadi tersebut disewa Live Nation sebagai promoter tur dan manajer Grande, Scooter Braun.
Grande tiba bersama ibunya, Joan Grande. Penampilannya simpel. Mengenakan hoodie sweater hitam, celana biru dongker, dan sepatu slip-on hitam koleksi Kenzo. Grande tampak membawa satu buah miniransel dan menenteng onesie unicorn berwarna ungu. Rambutnya dicepol ke atas. Make-up minimalis serta bulu mata tebal tak bisa menyembunyikan matanya yang sembap. Wajahnya terlihat murung.
Salah seorang sumber menyebutkan bahwa Grande menyalahkan dirinya atas tragedi tersebut. ”Ariana berkata bahwa hal itu tak akan terjadi kalau dia tak menggelar konsernya. Fansnya masih akan hidup. Tak ada yang tahu bagaimana memberi tahu dia supaya merasa lebih baik,” kata sumber tersebut.
Kedatangan Grande disambut pacarnya, raper Mac Miller. Miller juga membawa Toulouse, anjing Beagle-Chihuahua kesayangan Grande. Begitu turun dari tangga pesawat, Grande langsung memeluk dan mencium sang kekasih yang berusaha menghiburnya tersebut. Miller kemudian mencium pipi Joan yang saat itu mengenakan outfit serbahitam. Kemudian, mereka memasuki SUV hitam dan pergi menuju ke rumah keluarga Grande yang kini dijaga ketat polisi.
Sebuah akun fanbase di Twitter mengatakan bahwa Grande menawarkan untuk membayar biaya pemakaman para korban. Namun, hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi resmi dari pihak Grande.
Muncul kabar jika Grande dan manjemen memutuskan untuk menunda tur konser Dangerous Woman berikutnya. Termasuk pertunjukan di London pada hari ini dan besok. Namun panitia dari Stadion O2 yang menjadi venue acara mengatakan jika belum ada pengumuman resmi dari Grande. ”Sampai saat ini belum tahu konser ini akan ditunda atau dibatalkan,” kata juru bicara O2 kemarin pagi dikutip dari BBC. O2 memahami rasa penasaran fans tentang nasib tiket konser mereka. ”Kami masih berdiskusi dengan promotor dan belum ada keputusan akhir,” imbuh juru bicara itu.
Lewat akun Twitter, sejumlah fans meminta O2 untuk membatalkan konser Grande. Mereka menganggap pertunjukan berikutnya bisa memicu ketakutan fans. Tapi ada juga yang membela O2. ”Semestinya konser tetap diadakan. Jangan biarkan teroris menang,” kata fans yang lain.
Grande memilih pulang. Penyanyi Side to Side itu sudah mendarat di kampung halamannya di Boca Raton, Florida, pada Selasa (23/5). Dia bertolak dari Manchester dengan menaiki jet pribadi. Ada yang menyebut jet itu dipinjami Taylor Swift. Namun, situs TMZ memastikan bahwa Swift tak ada kaitannya dengan proses kepulangan Grande. Jet pribadi tersebut disewa Live Nation sebagai promoter tur dan manajer Grande, Scooter Braun.
Grande tiba bersama ibunya, Joan Grande. Penampilannya simpel. Mengenakan hoodie sweater hitam, celana biru dongker, dan sepatu slip-on hitam koleksi Kenzo. Grande tampak membawa satu buah miniransel dan menenteng onesie unicorn berwarna ungu. Rambutnya dicepol ke atas. Make-up minimalis serta bulu mata tebal tak bisa menyembunyikan matanya yang sembap. Wajahnya terlihat murung.
Salah seorang sumber menyebutkan bahwa Grande menyalahkan dirinya atas tragedi tersebut. ”Ariana berkata bahwa hal itu tak akan terjadi kalau dia tak menggelar konsernya. Fansnya masih akan hidup. Tak ada yang tahu bagaimana memberi tahu dia supaya merasa lebih baik,” kata sumber tersebut.
Kedatangan Grande disambut pacarnya, raper Mac Miller. Miller juga membawa Toulouse, anjing Beagle-Chihuahua kesayangan Grande. Begitu turun dari tangga pesawat, Grande langsung memeluk dan mencium sang kekasih yang berusaha menghiburnya tersebut. Miller kemudian mencium pipi Joan yang saat itu mengenakan outfit serbahitam. Kemudian, mereka memasuki SUV hitam dan pergi menuju ke rumah keluarga Grande yang kini dijaga ketat polisi.
Sebuah akun fanbase di Twitter mengatakan bahwa Grande menawarkan untuk membayar biaya pemakaman para korban. Namun, hingga berita ini ditulis belum ada konfirmasi resmi dari pihak Grande.
Muncul kabar jika Grande dan manjemen memutuskan untuk menunda tur konser Dangerous Woman berikutnya. Termasuk pertunjukan di London pada hari ini dan besok. Namun panitia dari Stadion O2 yang menjadi venue acara mengatakan jika belum ada pengumuman resmi dari Grande. ”Sampai saat ini belum tahu konser ini akan ditunda atau dibatalkan,” kata juru bicara O2 kemarin pagi dikutip dari BBC. O2 memahami rasa penasaran fans tentang nasib tiket konser mereka. ”Kami masih berdiskusi dengan promotor dan belum ada keputusan akhir,” imbuh juru bicara itu.
Lewat akun Twitter, sejumlah fans meminta O2 untuk membatalkan konser Grande. Mereka menganggap pertunjukan berikutnya bisa memicu ketakutan fans. Tapi ada juga yang membela O2. ”Semestinya konser tetap diadakan. Jangan biarkan teroris menang,” kata fans yang lain.

No comments:
Post a Comment