Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Limboto Raya, Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Sabtu (10/6) malam.
Tepat di depan Kantor Desa Tunggulo, terjadi tabrakan hebat antara mobil Nisan March, DM 1246 AC yang dikendarai Adrian Jafar (22), dengan sepeda motor Yamaha Vixion, DM 3454 BZ, yang dikendarai Isnawir Ismail (40).
Akibat kejadian ini, Isnawir tewas setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit MM Dunda, Limboto.
Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, persitiwa yang terjadi sekitar pukul 23.30 wita ini sontak menggemparkan warga yang langsung berkumpul di lokasi kejadian.
Benturan keras antara mobil dan sepeda motor mengagetkan warga sekitar. Diketahui, Isnawir yang mengendarai sepeda motornya dari arah Isimu menuju ke arah Limboto.
Saat itu, pengurus Kwarcab Pramuka dan PMI Kabupaten Gorontalo ini baru saja kembali dari Desa Hutabohu, Limboto Barat menyalurkan bantuan. Saat melintas di Jl Limboto Raya, Desa Tunggulo, dari arah yang berlawanan melaju kencang mobil Nisan March putih yang dikemudikan Adrian.
Adrian yang merupakan warga Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa ini saat itu bersama seorang temannya, Ian Ahmad (23) warga Desa Isimu Raya Kecamatan Tibawa. Adrian sempat menyalip sebuah mobil yang berada di depannya.
Namun, nahas ketika hendak menyalip, mobilnya berpapasan dengan motor yang dikendarai Isnawir. Tabrakan dahsyat pun tak terelakan antara kedua kenderaan beda jenis ini.
“Laju skali itu oto pak, so di luar marka jalan dia soalnya abis ba lambung kamari oto – sangat cepat mobil itu pak. Sudah keluar marka jalan setelah melampung mobil (lainya),” ujar warga yang berkumpul di TKP malam itu.
Akibat tabrakan tersebut, mobil yang dikendarai Adrian hancur pada bagian depan sebelah kanan. Sementara motor Isnawir rusak parah hingga hilang bentuk. Isnawir ketika lakalantas terpentak ke badan mobil dan jatuh ke aspal. Seketika kondisinya kritis, karena mengalami luka parah dibagian kepala dan paha.
Diduga kepalanya remuk setelah membentur mobil dan aspal. Isnawir yang diketahui menjabat sebagai ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pone sejak tahun 2008 itu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit MM Dunda, Limboto.
Namun sayang, nyawa bapak satu anak ini tak bisa tertolong setelah sempat mendapatkan penanganan medis di ruang UGD. Sekitar pukul 00.30 wita, dini hari kemarin, Isnawir yang juga merupakan seorang guru di SDN 12 Limboto Barat itu menghembuskan nafas terakhir.
Kemarin, Ahad (11/6) sekitar pukul 10.00 wita, jasad Isnawir dikebumikan di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat. Keluarga dan kerabat mengantarkan jenazah yang juga merupakan wakil ketua Koni Kecamatan Limboto Barat itu ke tempat pengistirahatkan terakhir.
Suasana duka menyelimuti sekerumunan orang-orang terdekatnya yang masih tak percaya dengan peristiwa nahas itu bisa menimpa Isnawir.
“Waktu itu ti papa di jalan mo pulang ka rumah, dari kegiatan pembagian sembako di Hutabohu – saat itu ayah saya sudah di jalan pulang ke rumah, dari kegiatan pembagian sembako di Hutabohu,” ujar Wahyu Ismail, anak tunggal Isnawir.
Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Gorontalo, AKP Satrio Prayogo, melalui anggota unit Laka Lantas, Brigpol Jamal Amuda, saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti yakni kedua kendaraan tersebut.
“Pengendara mobil dan temannya yang saat itu juga berada di dalam mobil, saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit yang sama,” tandasnya.
SUMBER BACAAN : http://hargo.co.id/berita/tabrak-mobil-ketua-bpd-pone-meninggal-dunia.html
Tepat di depan Kantor Desa Tunggulo, terjadi tabrakan hebat antara mobil Nisan March, DM 1246 AC yang dikendarai Adrian Jafar (22), dengan sepeda motor Yamaha Vixion, DM 3454 BZ, yang dikendarai Isnawir Ismail (40).
Akibat kejadian ini, Isnawir tewas setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit MM Dunda, Limboto.
Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, persitiwa yang terjadi sekitar pukul 23.30 wita ini sontak menggemparkan warga yang langsung berkumpul di lokasi kejadian.
Benturan keras antara mobil dan sepeda motor mengagetkan warga sekitar. Diketahui, Isnawir yang mengendarai sepeda motornya dari arah Isimu menuju ke arah Limboto.
Saat itu, pengurus Kwarcab Pramuka dan PMI Kabupaten Gorontalo ini baru saja kembali dari Desa Hutabohu, Limboto Barat menyalurkan bantuan. Saat melintas di Jl Limboto Raya, Desa Tunggulo, dari arah yang berlawanan melaju kencang mobil Nisan March putih yang dikemudikan Adrian.
Adrian yang merupakan warga Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa ini saat itu bersama seorang temannya, Ian Ahmad (23) warga Desa Isimu Raya Kecamatan Tibawa. Adrian sempat menyalip sebuah mobil yang berada di depannya.
Namun, nahas ketika hendak menyalip, mobilnya berpapasan dengan motor yang dikendarai Isnawir. Tabrakan dahsyat pun tak terelakan antara kedua kenderaan beda jenis ini.
“Laju skali itu oto pak, so di luar marka jalan dia soalnya abis ba lambung kamari oto – sangat cepat mobil itu pak. Sudah keluar marka jalan setelah melampung mobil (lainya),” ujar warga yang berkumpul di TKP malam itu.
Akibat tabrakan tersebut, mobil yang dikendarai Adrian hancur pada bagian depan sebelah kanan. Sementara motor Isnawir rusak parah hingga hilang bentuk. Isnawir ketika lakalantas terpentak ke badan mobil dan jatuh ke aspal. Seketika kondisinya kritis, karena mengalami luka parah dibagian kepala dan paha.
Diduga kepalanya remuk setelah membentur mobil dan aspal. Isnawir yang diketahui menjabat sebagai ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pone sejak tahun 2008 itu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit MM Dunda, Limboto.
Namun sayang, nyawa bapak satu anak ini tak bisa tertolong setelah sempat mendapatkan penanganan medis di ruang UGD. Sekitar pukul 00.30 wita, dini hari kemarin, Isnawir yang juga merupakan seorang guru di SDN 12 Limboto Barat itu menghembuskan nafas terakhir.
Kemarin, Ahad (11/6) sekitar pukul 10.00 wita, jasad Isnawir dikebumikan di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat. Keluarga dan kerabat mengantarkan jenazah yang juga merupakan wakil ketua Koni Kecamatan Limboto Barat itu ke tempat pengistirahatkan terakhir.
Suasana duka menyelimuti sekerumunan orang-orang terdekatnya yang masih tak percaya dengan peristiwa nahas itu bisa menimpa Isnawir.
“Waktu itu ti papa di jalan mo pulang ka rumah, dari kegiatan pembagian sembako di Hutabohu – saat itu ayah saya sudah di jalan pulang ke rumah, dari kegiatan pembagian sembako di Hutabohu,” ujar Wahyu Ismail, anak tunggal Isnawir.
Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Gorontalo, AKP Satrio Prayogo, melalui anggota unit Laka Lantas, Brigpol Jamal Amuda, saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti yakni kedua kendaraan tersebut.
“Pengendara mobil dan temannya yang saat itu juga berada di dalam mobil, saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit yang sama,” tandasnya.
SUMBER BACAAN : http://hargo.co.id/berita/tabrak-mobil-ketua-bpd-pone-meninggal-dunia.html

No comments:
Post a Comment