Bulan Ramadan rupanya tidak mengikat nafsu bejat Akuloh (28). Otak kotornya terus bekerja, meski terhadap teman sendiri. Itu pun sudah kejadian, tepatnya Kamis (8/6) malam.
Ceritanya, saat temannya, sebut saja Ngenes (28), berada di salah satu hotel di wilayah Kota Gorontalo. Sekitar pukul 22.30 Wita, Ngenes pun ingin pulang ke rumahnya di Kelurahan Dembe, Kota Utara.
Singkat cerita, via telepon seluler, Akuloh menawarkan untuk menjemput Ngenes sekaligus mengantarkannya ke rumah.
Setelah diiyakan, beberapa saat kemudian Akuloh pun datang dengan sepeda motor bututnya.
Dalam perjalanan pulang, Akuloh pun mengajak Ngenes untuk singgah sebentar di rumah temannya di Kelurahan Pauwo, Kabila, atau kompleks jalan by pass Bone Bolango (Bonbol).
Tiba di lokasi, awalnya keduanya hanya terlibat pembicaraan ringan. Namun karena saat itu suasana sepi dengan angin dingin sepoy-sepoy yang mendukung, rupanya otak kotor Akuloh pun bekerja.
Tiba-tiba, Akuloh langsung memeluk Ngenes dari belakang dan langsung menindihnya. Akuloh dengan nafsu di ubun-ubun yang sudah mau pecah ini pun berusaha menenangkan Ngenes dan meminta temannya itu untuk melakukan perbuatan layaknya suami isteri sah.
Ngenes yang sudah tertindih tak lantas pasrah. Dia pun berusaha melawan dan berteriak minta tolong. Saat warga sekitar mulai berdatangan, Akuloh pun panik dan langsung mengambil langkah seribu bayangan. Ngenes pun ditinggal di lokasi.
Sekitar sepekan lamanya Ngenes menahan pedih, Akuloh pun akhirnya dilaporkan ke Polsek Kabila, kemarin, Kamis (15/6).
Kapolsek Kabila, Iptu Wahab Kalaka membenarkan laporan Ngenes tersebut dan menyatakan akan segera memanggil Akuloh yang kebetulan berdomisili di Desa Pauwo, Kabila, untuk dimintai keterangannya
Ceritanya, saat temannya, sebut saja Ngenes (28), berada di salah satu hotel di wilayah Kota Gorontalo. Sekitar pukul 22.30 Wita, Ngenes pun ingin pulang ke rumahnya di Kelurahan Dembe, Kota Utara.
Singkat cerita, via telepon seluler, Akuloh menawarkan untuk menjemput Ngenes sekaligus mengantarkannya ke rumah.
Setelah diiyakan, beberapa saat kemudian Akuloh pun datang dengan sepeda motor bututnya.
Dalam perjalanan pulang, Akuloh pun mengajak Ngenes untuk singgah sebentar di rumah temannya di Kelurahan Pauwo, Kabila, atau kompleks jalan by pass Bone Bolango (Bonbol).
Tiba di lokasi, awalnya keduanya hanya terlibat pembicaraan ringan. Namun karena saat itu suasana sepi dengan angin dingin sepoy-sepoy yang mendukung, rupanya otak kotor Akuloh pun bekerja.
Tiba-tiba, Akuloh langsung memeluk Ngenes dari belakang dan langsung menindihnya. Akuloh dengan nafsu di ubun-ubun yang sudah mau pecah ini pun berusaha menenangkan Ngenes dan meminta temannya itu untuk melakukan perbuatan layaknya suami isteri sah.
Ngenes yang sudah tertindih tak lantas pasrah. Dia pun berusaha melawan dan berteriak minta tolong. Saat warga sekitar mulai berdatangan, Akuloh pun panik dan langsung mengambil langkah seribu bayangan. Ngenes pun ditinggal di lokasi.
Sekitar sepekan lamanya Ngenes menahan pedih, Akuloh pun akhirnya dilaporkan ke Polsek Kabila, kemarin, Kamis (15/6).
Kapolsek Kabila, Iptu Wahab Kalaka membenarkan laporan Ngenes tersebut dan menyatakan akan segera memanggil Akuloh yang kebetulan berdomisili di Desa Pauwo, Kabila, untuk dimintai keterangannya

No comments:
Post a Comment