Video Kades Nono tidur di atas uang Rp 1 miliar ternyata diambil sekitar dua minggu yang lalu.
Adegan pengambilan gambar pamer uang itu diambil di kamar rumah Nono.
Begini ceritanya.
Perekam video yang saat itu diminta Nono mengambil gambar adalah Mujiyanto alias Toyek yang juga warga Desa Sampanagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
"Buatnya sekitar dua minggu yang lalu pas puasa. Itu idenya Pak Kades sendiri," kata Toyek saat diwawancara oleh para wartawan.
Toyek mengaku selalu menjadi langganan Nono setiap kali kades yang berpenampilan nyentrik itu mempunyai kegiatan.
Pria yang juga nyambi berjualan nasi goreng ini seringkali dipanggil oleh Nono untuk menjadi juru kamera bagi sang kades.
Nah, sekitar dua pekan yang lalu, Toyek diminta langsung oleh Nono untuk syuting video yang super aneh, dan sukses menjadi viral seperti yang kita tau saat ini.
Ya, video itu menggambarkan adegan Nono sedang tidur di atas ranjang yang penuh tumpukan uang.
Lantai kamar juga dipenuhi uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.
"Dia bilang, ayo syutingen aku mumpung gawo (bawa) duit iki (ini). Aku tak turu dukure duit (saya biar tidur di atas uang). Saya diminta ya saya rekam saja," ungkap Toyek sembari menirukan ucapan Nono.
Menurut Toyik, adegan itu disyuting saat sore hari sekitar jam 15.00 - 17.30 WIB.
Tempatnya di salah satu kamar rumah Nono di Dusun Brubuh, Desa Sampangagung.
"Saya pakai kamera satu, hanya saya yang ambil gambar. Disuruh hanya melihatkan Pak Kades saja," ujarnya.
Tak hanya merekam video, saat itu Toyik mengaku juga diminta untuk menata uang uang yang jumlahnya sangat banyak itu.
Menurut dia, uang yang dipakai adalah asli.
Hanya saja akan digunakan untuk membayar tunjangan hari raya (THR) karyawan.
"Itu duitnya diecer-ecer dulu, saya sampai capek nata uang. Setelah syuting saya langsung pulang karena keburu berbuka puasa," cetusnya.
Tak hanya ambil gambar video, Toyek juga diminta oleh sang kades agar video yang sudah disyuting itu diunggah ke media sosial Youtube. Hasilnya? Sukses Viral!
"Orangnya suka bikin yang aneh-aneh, saya diminta upload ke youtube," tandasnya.
Dalam video tersebut, kamar rumah dipenuhi dengan tumpukan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.
Sementara sang kades seperti bangun tidur mengumpulkan uang yang menyerupai tumpukan sampah itu.
Bagaimana pendapat kawan sekalian? Kalau menurut saya sih, punya harta janganlah dipamerin apalagi harta yang dipamerin itu belum tentu punya milik kamu sendiri.
Adegan pengambilan gambar pamer uang itu diambil di kamar rumah Nono.
Begini ceritanya.
Perekam video yang saat itu diminta Nono mengambil gambar adalah Mujiyanto alias Toyek yang juga warga Desa Sampanagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
"Buatnya sekitar dua minggu yang lalu pas puasa. Itu idenya Pak Kades sendiri," kata Toyek saat diwawancara oleh para wartawan.
Toyek mengaku selalu menjadi langganan Nono setiap kali kades yang berpenampilan nyentrik itu mempunyai kegiatan.
Pria yang juga nyambi berjualan nasi goreng ini seringkali dipanggil oleh Nono untuk menjadi juru kamera bagi sang kades.
Nah, sekitar dua pekan yang lalu, Toyek diminta langsung oleh Nono untuk syuting video yang super aneh, dan sukses menjadi viral seperti yang kita tau saat ini.
Ya, video itu menggambarkan adegan Nono sedang tidur di atas ranjang yang penuh tumpukan uang.
Lantai kamar juga dipenuhi uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.
"Dia bilang, ayo syutingen aku mumpung gawo (bawa) duit iki (ini). Aku tak turu dukure duit (saya biar tidur di atas uang). Saya diminta ya saya rekam saja," ungkap Toyek sembari menirukan ucapan Nono.
Menurut Toyik, adegan itu disyuting saat sore hari sekitar jam 15.00 - 17.30 WIB.
Tempatnya di salah satu kamar rumah Nono di Dusun Brubuh, Desa Sampangagung.
"Saya pakai kamera satu, hanya saya yang ambil gambar. Disuruh hanya melihatkan Pak Kades saja," ujarnya.
Tak hanya merekam video, saat itu Toyik mengaku juga diminta untuk menata uang uang yang jumlahnya sangat banyak itu.
Menurut dia, uang yang dipakai adalah asli.
Hanya saja akan digunakan untuk membayar tunjangan hari raya (THR) karyawan.
"Itu duitnya diecer-ecer dulu, saya sampai capek nata uang. Setelah syuting saya langsung pulang karena keburu berbuka puasa," cetusnya.
Tak hanya ambil gambar video, Toyek juga diminta oleh sang kades agar video yang sudah disyuting itu diunggah ke media sosial Youtube. Hasilnya? Sukses Viral!
"Orangnya suka bikin yang aneh-aneh, saya diminta upload ke youtube," tandasnya.
Dalam video tersebut, kamar rumah dipenuhi dengan tumpukan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.
Sementara sang kades seperti bangun tidur mengumpulkan uang yang menyerupai tumpukan sampah itu.
Bagaimana pendapat kawan sekalian? Kalau menurut saya sih, punya harta janganlah dipamerin apalagi harta yang dipamerin itu belum tentu punya milik kamu sendiri.

No comments:
Post a Comment