Pemerintah Desa Cilellang, KecamatanMallusetasi, akhirnya
menyalurkan jatah beras sejahtera atau rastra (istilah baru untuk
raskin) tahun 2017. Jumlah warga yang menerima adalah sebanyak 198 rumah
tangga sasaran.
Kepala Desa Cilellang Rudi Hartono, Minggu, 28 Mei mengungkapkan, penyaluran rastra sudah dilakukan sebelum memasuki bulan ramadan. Penyaluran ini disambut baik oleh masyarakat penerima rastra, bahkan ada warga sempat meneteskan air mata. “Untuk bulan Januari-April sudah didistribusikan kepada yang berhak menerimanya, “jelasnya.
Penerima rastra di Desa Cilellang, lanjut dia, sebanyak 198 kepala keluarga dan rumah warga yang menerima dipasangi stiker. Dan mulai tahun ini pemerintah sudah mulai gratiskan.”Rumah warga yang menerima rastra itu semuanya kita sudah pasangi stiker, ini memudahkan penyaluran dan sekaligus bila ada pendataan,”ungkapnya.
Jumlah penerima beras sejahtera atau raskin tahun 2017 di Kabupaten Barru berkurang 1.126 Kepala Keluarga (KK). Pengurangan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat dan berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia. Dibandingkan distribusi raskin pada 2016 kepada keluarga penerima manfaat (KPM) masih berjumlah 11.258 KK. Tetapi tahun ini sisa 10.132 KPM saja.
Sebelumnya Plt Bupati Barru Suardi Saleh, mengatakan, mulai tahun ini pemkab menggratiskan rastra dan kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga penerima rastra. Sekaligus salah satu beban hidupnya akan berkurang setelah kita melakukan hal ini.
Kepala Desa Cilellang Rudi Hartono, Minggu, 28 Mei mengungkapkan, penyaluran rastra sudah dilakukan sebelum memasuki bulan ramadan. Penyaluran ini disambut baik oleh masyarakat penerima rastra, bahkan ada warga sempat meneteskan air mata. “Untuk bulan Januari-April sudah didistribusikan kepada yang berhak menerimanya, “jelasnya.
Penerima rastra di Desa Cilellang, lanjut dia, sebanyak 198 kepala keluarga dan rumah warga yang menerima dipasangi stiker. Dan mulai tahun ini pemerintah sudah mulai gratiskan.”Rumah warga yang menerima rastra itu semuanya kita sudah pasangi stiker, ini memudahkan penyaluran dan sekaligus bila ada pendataan,”ungkapnya.
Jumlah penerima beras sejahtera atau raskin tahun 2017 di Kabupaten Barru berkurang 1.126 Kepala Keluarga (KK). Pengurangan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat dan berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia. Dibandingkan distribusi raskin pada 2016 kepada keluarga penerima manfaat (KPM) masih berjumlah 11.258 KK. Tetapi tahun ini sisa 10.132 KPM saja.
Sebelumnya Plt Bupati Barru Suardi Saleh, mengatakan, mulai tahun ini pemkab menggratiskan rastra dan kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga penerima rastra. Sekaligus salah satu beban hidupnya akan berkurang setelah kita melakukan hal ini.

No comments:
Post a Comment