Sunday, April 16, 2017

Pengakuan Wanita yang Selingkuhannya Ditikam Sampai Mati: Saya Senang Saja Sama Dia

SEKITAR satu bulan Buami Eka Wulandari (31) berkenalan dengan Muhammad Dawi (30), yang menjadi korban penikaman hingga berujung kematian di kawasan perumahan Bangun Reksa, tepatnya di Jalan Taman Sari RT 20 Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, pada Jumat (14/4) malam.
Sang pelaku pembunuhan Udinsyah (43) mengaku gelap mata akibat cemburu. Pasalnya dia curiga istri tercintanya berselingkuh. Puncaknya terjadi saat Eka meminta suaminya mengantarkannya ke pasar malam yang berada di TKP, namun malah ditinggal tidur suaminya.
“Suami saya tidak pernah Pak, mau antar saya ke mana-mana. Kalau dia (korban, Red) mau antar saya jalan-jalan, jadi saya senang,” aku Eka di hadapan petugas.
Sejuah ini menurut wanita satu anak ini, hubungannya dngan korban Dawi hanya sebatas teman saja. Dia sering diajak ikut ketika korban yang bekerja sebagai sopir pengantar kayu sedang mengantar pesanan. “Dia (korban, Red) kalau kerja kadang ngajakin saya muat kayu saya senang kalau diajak jalan-jalan,” ujarnya.
Kejadian penikaman tersebut persis terjadi di depan mata Eka. Karena saat kejadian Eka dan Dawi berada di dalam mobil dan akan menuju pulang, setelah selesai jalan-jalan di pasar malam.
“Ketemunya di pasar malam, saya lagi main arisan-arisan berhadiah, kemudian mau pulang dan diantar sama Dawi itu. Belum sempat nyalakan mobil langsung tiba-tiba muncul suami saya dan tikam dia,” papar wanita yang sudah menikah selama delapan tahun ini.
Menurut Eka, dia juga selama ini tidak punya masalah dengan rumah tangganya. Tidak ada cekcok. Eka mengatakan tidak merasa menyesal atau bersalah atas kejadian itu, lantaran dia menganggap hanya sebatas pertemanan saja dengan korban. “Tidak menyesal, saya tidak salah Pak, karena saya hanya berteman saja,” katanya.

No comments:

Post a Comment