Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan
sedang menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Singapura.
Perawatan dilakukan pasca teror penyiraman air keras yang menimpa Novel
pada Selasa pagi (11/4).
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, sejak kemarin, tim dokter
profesional di Singapura telah memeriksa keadaan mata Novel.
“Sedang dilakukan pemeriksaan dan pembersihan (matanya), termasuk
pengamatan tentang kemungkinan pertumbuhan jaringan di mata,” kata Febri
saat dikonfirmasi, Kamis (13/4).
Menurut Febri, saat ini dokter masih akan melakukan pengamatan
intensif terhadap jaringan-jaringan di mata Novel. Setelah pembersihan,
dokter akan kembali mendiagnosa fungsi kornea mata Novel.
“Masih harus menunggu beberapa hari (perawatan). Setelah itu baru didiagnosa lagi kebutuhan kornea,” jelasnya.
Selasa (11/4) lalu, Novel disiram air keras di masjid dekat rumahnya
oleh orang bersepeda motor. Setelah itu, Novel dibawa ke IGD RS Mitra
Kelurga Kelapa Gading dan diberi perawatan lanjutan di RS JEC.
Kemarin diputuskan Novel dibawa ke Singapura untuk mendapatkan perawatan maksimal bagi luka serius di matanya

No comments:
Post a Comment